ENJOY THIS BLOG ! :D

Ketika Hujan Turun di Suatu Sore (Catatan #5)

Sabtu, 21 September 2013

Kau tahu? Bahkan berteduh di suatu tempat ketika hujan turun pun bisa menjadi cerita. Dan aku tak tahan untuk menuliskannya (lebih tepatnya mengetikkan dengan tuts handphone).

Sore itu, dari jendela kosan, langit terlihat mendung. Tampaknya akan turun hujan. Aku berpikir sebaiknya berangkat ke kampus saat itu juga, daripada terjebak hujan dan tidak dapat menghadiri sebuah agenda.
"Gak papalah, ngapain dulu kek di kampus".

Jalan-Jalan, Yuk !

Minggu, 30 Juni 2013

Berawal dari suatu pagi, ketika seorang teman me-retweet sebuah gambar yang muncul di timeline saya.
bah !
Agak lawak memang. Akan tetapi saya sedang tidak ingin fokus pada kalimat di bawahnya. Postingan saya kali ini tidak jauh dari statement di bagian atas : 33 Provinsi, 17508 Pulau, 238 juta penduduk. Tapi kenapa gambarnya harus ini? ya gak kenapa-kenapa, iseng aja. haha.

Ngiklan

Rabu, 22 Mei 2013

Pernah gak, ngebayangin bikin cerita buat dibikin iklan? Saya pernah. Dulu sekali, kelas 1 SMA. Saat itu ada semacam kompetisi yang diselenggarakan oleh salah satu produk multivitamin penambah tinggi badan. Peserta diwajibkan membuat sebuah esay maksimal 1 halaman tentang pengalaman atau cerita menarik tentang postur tubuh. Ceritanya, saat itu saya cukup tertarik mengikuti kompetisi tersebut. Sudah ada bayangan cerita, sudah ditulis malah. Begini ceritanya.

Bahagia Itu, Sederhana

Minggu, 19 Mei 2013

Yak, setelah sekian lama mengabaikan page ini, akhirnya saya kembali merindukan masa-masa berjam-jam mantengin laptop, menyelesaikan sepotong cerita -yang, kata mereka sih curhatan- yah apa ajalah. Intinya, sedikit banyak saya kembali menemukan mood untuk mengisi blog. Berhubung ini postingan pertama di bulan Mei, yang agak terlambat sebenarnya (karena ini udah masuk pertengahan bulan), jadi saya ucapkan : Selamat Datang di (pertengahan) Bulan Mei ! Selamat Menikmati :D

Bulan Mei sebenarnya tidak bisa dibilang biasa. Ada banyak event di bulan ini. Akan tetapi saya juga tidak ingin terlalu mengistimewakannya karena, yah, agak menyedihkan untuk memberi ekspektasi berlebihan ketika yang berjalan tidak sesuai dengan harapan. apasih, haha.

Random Things About Me

Selasa, 16 April 2013

Wokeeh, ada semacam keinginan untuk bikin postingan baru di blog ini. Biar ga kebanyakan debu sama sarang laba-laba. Sayangnya belakangan ini saya lagi mentok. Ga ada ide. Ga ada mood. Ga ada waktu (yang ini pret banget lah). Ga ada duit. Ga ada alesan yang lebih bagus apaaa? Oke jadi intinya untuk postingan kali ini saya membiarkan jari-jari bergerak sendiri di atas keyboard laptop, mengetikkan huruf demi huruf menjadi kata, sesuka hatinya, eh maksudnya sesuka hati saya. Inilah postingan gaje. Random things about me. Bagi yang ga tahan sama energi gaje, sok mangga di klik close tab-nya di pojok kanan atas :D

Terima Kasih, Pak

Senin, 01 April 2013

Namanya Pak Gun. Tepatnya demikian beliau disapa. Usia beliau, saya tidak tahu pasti. Namun bisa ditaksir sekitar 50 tahun-an. Kadang terkesan dingin, tetapi saya yakin sekali, bapak ini berhati baik. Jadi, siapakah Pak Gun ?

Plis ! Jangan Galau (lagi) Ya

Jumat, 01 Maret 2013

"Harusnya semua laki-laki di muka bumi ini mengerti, betapa mahalnya harga sebuah ketidakpastian. Apalagi bagi makhluk yang bernama perempuan. Kepastian tidak sesederhana iya atau tidak. Dalam bahasa keputusan, kepastian adalah salah satu sinonim dari keberanian. Tentu saja aku tak mau hidup menggenap dengan orang yang tidak bisa memberi kepastian, dan tak terbayangkan betapa repotnya menghabiskan lebih dari separuh hidup bersama orang yang tak punya keberanian. Maka dia, laki-laki sebelum kamu yang berproses untuk menggenapiku itu, langsung ter-eliminasi dari pilihanku. Aku lebih memilih meninggalkan ketidakpastian dan segera berlari menuju kepastian. Walaupun untuk itu, aku harus menempuh jarak yang cukup jauh. Aku tak mau terjebak dalam permainan logika yang bernama asumsi, sedangkan sebagian besar asumsi adalah salah. Aku juga tak begitu mengerti kondisi laki-laki sebelum kamu itu dengan menunda-nunda, yang aku tahu; cara terbaik untuk menghadapi ketidakpastian adalah dengan memastikannya. Bukan dengan asumsi, bukan juga dengan harapan semoga begini atau andaikata begitu. Dan kepastiannya, aku memutuskan untuk tidak.

Tidak sebentar, cukup lama aku berada di 'ruang tunggu', sampai Tuhan mengirimkan seorang kamu untuk menggenapiku. Ah, perempuan memang tak kenal kata sebentar perihal menunggu jodohnya tiba. Bagi perempuan menunggu jodoh memang selalu lama. Karena itu bukan hanya masalah waktu, tapi juga tentang perasaan. Bukan waktunya yang lama, tapi rasanya yang lama. Dan sebagian besar perasaan, memang seringkali merepotkan. Padahal sederhananya, menunggu hanyalah tentang keyakinan; keyakinan bahwa setiap orang punya saat yang paling tepat, bahwa setiap orang punya waktu terbaiknya masing-masing, bahwa Tuhan selalu punya maksud dan itu pasti baik. Sedangkan bagi yang tidak yakin? Selamat menderita di 'ruang tunggu'."

-Thanks for visit-

Powered By Blogger